Pamekasan, RiarNews my.id – Organisasi Kemasyarakatan (LSM) hadir sebagai lembaga yang diharapkan menjadi ujung tombak advokasi dan pembangunan masyarakat. Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa sebagian masyarakat masih memandang LSM dengan persepsi negatif. Berbagai pertanyaan dan kekhawatiran muncul seiring dengan kasus-kasus yang melibatkan beberapa LSM di masa lalu. Menanggapi hal ini, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM ) Rumah Informasi dan Aspirasi Rakyat (RIAR) Jawa Timur memberikan klarifikasi serta pandangan terkait permasalahan yang sedang menjadi perhatian publik.
Apa Saja Alasan Masyarakat Memandang LSM Negatif?
Berdasarkan pengamatan yang dilakukan terkait dg isu ini , terdapat beberapa alasan utama yang membuat sebagian masyarakat memiliki pandangan negatif terhadap LSM:
Beberapa kasus yang beredar menyebutkan bahwa adanya sebagian anggota LSM atau aktivitasnya yang tidak sesuai dengan tujuan awal.
Politisasi aktivitas: Masyarakat merasa bahwa sebagian LSM lebih fokus pada kepentingan politik daripada melayani kepentingan masyarakat luas, terutama menjelang periode pemilihan umum.
Kurangnya manfaat nyata: Banyak warga yang mengaku tidak mengetahui secara jelas apa yang dilakukan LSM di daerah mereka, sehingga menganggap bahwa lembaga ini tidak memberikan kontribusi yang signifikan bagi pembangunan lokal.
Informasi salah yang menyebar: Isu-isu yang tidak jelas sumbernya mengenai LSM yang diduga memiliki kepentingan luar atau melakukan aktivitas yang merusak stabilitas masyarakat juga memperparah pandangan negatif tersebut.
"Kita sering mendengar kabar tentang LSM yang tidak jelas tujuannya. Kadang mereka datang dengan kampanye tertentu tapi tidak ada tindakan nyata setelahnya," ungkap inisial (Mf) salah satu warga yg pernah mendatangi Sekretariat RIAR JATIM.
Pandangan dan Tanggapan RIAR JATIM
Sebagai LSM yang berkedudukan di Pamekasan yang belum genap 1 tahun dengan fokus pada pemberdayaan masyarakat dan advokasi hak asasi manusia, RIAR JATIM memberikan tanggapan terbuka terhadap persepsi negatif tersebut. Ketua Umum DPP RIAR JATIM di Pamekasan, Zainudin, menyampaikan beberapa poin penting:
Kasus Negatif Hanya Sebagian Kecil :
"Kita tidak dapat menyangkal adanya LSM yang tidak bertanggung jawab. Namun, kasus tersebut hanya merupakan sebagian kecil dari total LSM yang ada di Indonesia. Sebagian besar LSM bekerja dengan penuh integritas untuk menangani masalah-masalah yang kurang diperhatikan, seperti perbaikan akses air bersih, pelatihan keterampilan bagi kaum muda, ikut andil mengawasi kebijakan Pemerintah yang tidak pro - rakyat, sebagai kontrol sosial dan perlindungan terhadap hak-hak perempuan di daerah pedesaan,"
Dia menambahkan bahwa RIAR JATIM sendiri selalu menerapkan sistem pengelolaan dana yang transparan (bila ada), dengan laporan keuangan yang dapat diperiksa kapan saja oleh masyarakat dan pihak terkait.
Komunikasi yang Optimal Jadi Kunci :
Menurut RIAR JATIM, kesalahpahaman masyarakat banyak disebabkan oleh kurangnya komunikasi yang efektif antara LSM dengan publik. "Kita menyadari bahwa banyak LSM yang kurang menjelaskan secara rinci mengenai program kerja dan tujuan mereka. Hal ini membuat masyarakat mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak benar,"
Untuk mengatasi hal ini, RIAR JATIM telah melaksanakan beberapa langkah, antara lain membuka kantor yang dapat dikunjungi warga kapan saja tepatnya ada di Jln. Sersan Mesrul Gg VII Nomer 10 Kelurahan Gladak Anyar Kabupaten Pamekasan, dan informasi lain melalui brosur serta menggunakan media sosial untuk kegiatan serta hasil kerja yang telah dicapai.
Upaya Meningkatkan Kredibilitas LSM
RIAR JATIM juga berkomitmen untuk bekerja sama dengan LSM lain di Jawa Timur serta pemerintah daerah untuk membentuk mekanisme pengawasan yang baik. "Kita sedang berkoordinasi untuk membuat standar kerja yang jelas bagi LSM di wilayah ini, sehingga masyarakat dapat lebih mudah membedakan mana LSM yang benar-benar bekerja untuk kesejahteraan mereka,"
Selain itu, LSM ini juga mohon dukungan serta doa dari masyarakat Insya Allah akan mengadakan lokakarya rutin bagi masyarakat untuk memberikan pemahaman yang benar mengenai peran dan fungsi LSM, serta bagaimana cara masyarakat dapat berpartisipasi atau memantau aktivitas LSM di daerah mereka.
Terbuka untuk Pengawasan Masyarakat :
"Kami selalu terbuka untuk menerima masukan, kritik, dan pengawasan dari seluruh elemen masyarakat. Ini adalah bentuk komitmen kami untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan menjaga kepercayaan yang telah diberikan kepada kami,"
Harapan untuk Masa Depan :
Dengan berbagai upaya yang dilakukan, diharapkan persepsi negatif terhadap LSM dapat berubah seiring waktu. LSM diharapkan dapat terus berperan sebagai mitra yang handal bagi pemerintah dan masyarakat dalam membangun daerah yang lebih baik, dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan dedikasi yang tinggi terhadap kepentingan umum, LSM tidak boleh kendur dengan banyak tekanan dari pihak manapun dan siap menghadapi tantangan untuk menyuarakan ASPIRASI rakyat sesuai tujuan Organisasi.(rjatim)


Social Header