Hikmah Lebaran Dalam Pandangan LSM RIAR JATIM: Syukur sebagai Dasar, Kolaborasi sebagai Jalan Menuju Masyarakat yang Lebih Baik.
Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran membawa bukan hanya kegembiraan berkumpul, tetapi juga makna mendalam yang bisa menjadi inspirasi bagi kehidupan bermasyarakat. Menurut Ketua Umum DPP LSM Rumah Informasi dan Aspirasi Rakyat (RIAR) Jawa Timur, hikmah Lebaran yang paling esensial adalah dua hal: rasa syukur yang mendalam dan semangat kolaborasi yang mengikat, Syukur sebagai dasar kesadaran masyarakat.
Ketua LSM RIAR JATIM menjelaskan bahwa rasa syukur dalam tradisi Lebaran tidak hanya bersifat pribadi, tetapi juga memiliki dimensi sosial. "Ketika kita menyambut Lebaran dengan rasa syukur, kita juga diajak untuk melihat kondisi sesama. Syukur juga bukan berarti kita melupakan mereka yang membutuhkan, melainkan justru menjadi pemicu untuk berbagi dan memberikan bantuan," ujarnya.
"Hikmah ini sejalan dengan misi lembaga yang selalu mengedepankan kesadaran bersama tentang pentingnya memperhatikan hak-hak kelompok rentan. Rasa syukur yang diwujudkan dalam tindakan nyata, seperti pendampingan bagi keluarga kurang mampu, menjadi bukti bahwa nilai-nilai agama dan budaya bisa menjadi daya dorong perubahan positif.
Kolaborasi sebagai jalan membangun masyarakat selain rasa syukur, pandangan LSM RIAR JATIM tentang hikmah Lebaran juga menyoroti semangat kolaborasi yang tercermin dalam berbagai tradisi. Mulai dari saling memaafkan dan mempererat tali silaturahmi antar kelompok yang berbeda, semua menunjukkan bahwa kemajuan masyarakat tidak mungkin tercapai sendirian.
"Kita melihat bagaimana selama bulan Ramadan dan menjelang Lebaran, berbagai elemen masyarakat bekerja sama tanpa memandang latar belakang agama, suku, atau status sosial. Inilah semangat yang kita butuhkan untuk membangun masyarakat yang inklusif dan adil,"
ia juga mengungkapkan bahwa semangat kolaborasi ini menjadi dasar dalam menjalankan berbagai program kerja.
Lembaga ini juga mengajak seluruh komponen masyarakat untuk terus menjaga semangat kerja sama ini tidak hanya saat Lebaran, tetapi harus berkelanjutan .
komitmen terus membangun Nilai-nilai Positif sebagai kesimpulan, selanjutnya hikmah Lebaran harus dijadikan momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun masyarakat yang lebih baik. Rasa syukur yang mengarah pada tindakan sosial dan semangat kolaborasi yang mengikat antar sesama, menjadi pondasi penting untuk mewujudkan keadilan dan kesejahteraan masyarakat.(rjtim)


Social Header